Mini field Trip
Well, you know, kita, anak anak grade 10 SMA K tri Tunggal..
Kamis kemaren, 16 Oktober 2008 baru aja mini field trip ke museum Mandala Bhakti n Museum Masjid Agung Jawa Tengah. Seru dech.. Kita bareng bareng have fun banget.. Banyak foto yang ada dan kita dapetin, n of course, kita belajar banyak banget…
Terakhirnya kta ke menara puncak yang ada di masjid agung Semarang. wAH… Dari atas situ kota semarang keliatan semua… Bagus banget lho.. Cuma aja, waktu itu siang. Padahal kalo malem khan bagus banget. Banyak lampu lampu.. Pokoknya kalo malem pasti seru..
Nah. Ini foto2 yang ada dan dikumpulin di sana. Tapi nggak ada foto di Museum mandala bhakti, soalnya nggak boleh ngambil foto di museum mandala bhakti katanya..
Enjoy it!!
Book – Winter In Tokyo
Penggemar novel?
Pernah baca novel karangan Ilana Tan?
Summer In Seoul, atau Autumn in Paris?
Abis baca dua buku yang sebelumnya, baca yang WInter In Paris.
Ceritanya tentang cewe bernama Keiko yang tinggal di salah satu apartemen di Tokyo. Suatu hari, ada tetangga baru di depan apartemennya. Seorang fotografer terkenal dari New YOrk yang bernama Kazuto. Mereka terus dekat dan akhirnya saling menyukai. Namun, perasaan itu terlambat dirasakan oleh Keiko, yang menganggap dirinya hanya jatuh cinta pada dokter teman Kazuto yang bernama Akira.
Keiko menuki Akira karena dulu saat SD, dia pernah ditolong oleh kakak bertopi wol biru menemukan liontinnya ditengah salju. Dan Naomi, saudara kembarnya, bilang kalau orang itu adalah Akira.
Namun sat natal, Keiko menyadari bahwa perasaan dan hatinya hanya untuk Kazuto yang juga menyatakan cintanya pada Keiko saat Keiko mau berangkat merayakan natal bersma orangtuanya di Kyoto.
Namun sesuatu terjadi. Kazuto dipukuli oleh peman preman sampai amnesia parsial. Dia tak dapat mengingat hari harinya di Tokyo bersama Keiko selama 1 bulan terakhir.
Dan akhirnya mereka bertemu kembali saat reuni SMP Kazuto. Kazuto yang datang bersama Yuri, Sahabat dan orang yang dulu penah disukainya di New York, bertemu dengan Keiko yang datang menemani Akira. Mata mereka bertemu, da juga hati mereka. Namun…
Bisakah Kazuto mengingat semuanya? Dan sebenarnya, siapa orang yang menolong Keiko menemukan liontinnya waktu SD? Siapa yang memukul Kazuto dan apa alasannya? Bisakah Keiko dan Kazuto menyatakan perasaannya kepada satu sama lain?
Jadi………
Baca bukunya yuph… ^_^
Do-re-mi-fa-sol-la-si-do
Bwt penggemar film, apalagi film korea, udah pernah nonton do-re-mi-fa-sol-la-si-do?
Film dengan durasi sekitar dua jam ini berkisah tentang cinta segitiga gaya anak remaja Korea. So pasti ada tiga tokoh utama. Ada Sin Eun-Gyu (Jang Geun-Seok), Yun Jeong-Won (Cha Ye-Ryeon) dan Kang Hee-Won (Jeong Eui-Cheol).
Eun-Gyu adalah sosok cowok idola remaja masa kini. Dia adalah seorang penyanyi band indie, jago musik, punya tampang cakep, baik hati dan anak orang yang berada. Ya, so pastilah fans-nya bejibun. Tapi, biar sering banget dikerubungin sama cewek-cewek cantik yang dengan ikhlas (dan begonya – yang ini suara hati, hehe…) ngasih ini dan itu sebagai hadiah buat dia, Eun-Gyu nggak pernah tertarik sama sekali dengan mereka. Kenapa? Karena Eun-Gyu hanya fokus sama musik dan nggak peduli hal-hal begituan.
Kondisi berubah setelah Eun-Gyu ketemu sama Jeong-Won, tetangga barunya. Sikap Jeong-Won yang beda dengan fans-fans ceweknya ternyata sukses menarik perhatian Eun-Gyu. Kedekatan mereka berawal dari perjanjian yang dibuat antar keduanya. Eun-Gyu berjanji nggak akan ngasih tau ayah Jeong-Won bahwa Jeong-Won kerja part-time tiap malem ASAL Jeong-Won bersedia ngebawain gitar Eun-Gyu dari sekolahnya sampe ke tempat latihan band selama satu minggu (gw tahu perjanjian ini hanya siasat Eun-Gyu, hahaha…). Jeong-Won yang takut dihajar bokapnya yang seorang pelatih karate pun dengan terpaksa nurutin prasyarat Eun-Gyu.
Perjalanan cinta mereka nggak lantas mudah karena Eun-Gyu ternyata adalah sahabat dan sekaligus teman satu band dari Kang Hee-Won, mantan sahabatnya Jeong-Won. Persahabatan Jeong-Won dan Hee-Won putus saat Hee-Won menemukan bahwa Jeong-Wonlah orang yang ngelaporin ayahnya Hee-Won ke polisi atas kejahatan yang dilakukan oleh ayah Hee-Won. Jeong-Won sudah sangat menyesali perbuatannya pada Hee-Won karena sebenernya dia dulu nggak tahu bahwa orang yang dia laporin itu adalah ayah dari sahabatnya. Menurut Jeong-Won, kalo dia tahu itu ayahnya Hee-Won, dia pasti nggak akan ngelapor ke polisi. Tapi, Hee-Won sudah telanjur terluka dan benci pada Jeong-Won.
Berbekal pengalamannya dengan Jeong-Won, Hee-Won nggak ingin ngeliat kejadian yang sama terjadi pada Eun-Gyu. Hee-Won pun meminta Jeong-Won untuk ngejauhin Eun-Gyu. Puncak peringatan Hee-Won pada Jeong-Won adalah dengan mengirim sekelompok anak berandal buat ngasih “warning” ke Jeong-Won yang sampai ngebuat Jeong-Won terluka. Adik Jeong-Won, Yun Jae-Gwang, pun marah ngeliat kakaknya dilukai. Jae-Gwang balik ngasih “pelajaran” ke Hee-Won yang akhirnya diketahui oleh Jeong-Won.
Karena pada dasarnya Jeong-Won masih merasa bersalah pada Hee-Won, ia nyuruh adiknya itu untuk minta maaf pada Hee-Won. Dengan dipaksa oleh Jeong-Won, Jae-Gwang bersedia dateng ke flat-nya Hee-Won buat minta maaf. Saat itulah Eun-Gyu yang nggak tahu apa-apa soal masa lalu antara Jeong-Won dan Hee-Won juga datang ke flat-nya Hee-Won. Semua masa lalu pun dibongkar habis sama Jae-Gwang yang udah kesel banget sama Hee-Won dan merasa kasian sama kakaknya yang terus hidup dalam perasaan bersalah.
Eun-Gyu akhirnya tahu segalanya. Persahabatan Eun-Gyu dan Hee-Won di ujung tanduk. Jeong-Won yang nggak ingin ngeliat persahabatan itu berakhir pun memutuskan untuk mundur dari sisinya Eun-Gyu, tapi Eun-Gyu nggak mengizinkan dan meminta Jeong-Won tetap jadi kekasihnya. Eun-Gyu lebih memilih ditinggalkan oleh Hee-Won, daripada oleh Jeong-Won.
Hee-Won nggak rela ngeliat Jeong-Won dan Eun-Gyu bersama karena dengan begitu ia merasa nggak akan ada seorang pun di sisinya. Dengan mengancam akan bunuh diri, Hee-Won berhasil memaksa Jeong-Won untuk berjanji meninggalkan Eun-Gyu dan berjalan di sisinya. Jeong-Won, yang nggak ingin melakukan kesalahan kedua terhadap sahabatnya, menyetujui permintaan Hee-Won. Tetapi, Jeong-Won meminta waktu seminggu untuk bisa putus dari Eun-Gyu.
Nggak ingin menyia-nyiakan waktu satu minggu yang ia miliki untuk bersama Eun-Gyu, Jeong-Won selalu minta Eun-Gyu untuk jalan dengannya. Karena Eun-Gyu semakin sibuk dengan latihan band menjelang kompetisi, Eun-Gyu nggak bisa selalu memenuhi kehendak Jeong-Won buat jalan-jalan. Mereka pun berantem.
Situasi makin parah waktu Hee-Won minta Jeong-Won datang ke flat-nya tepat di malam kompetisi band yang diikuti oleh Eun-Gyu berlangsung. Dilematis? Oh, pasti! Tapi, Hee-Won selalu ngancem Jeong-Won sehingga membuatnya nggak berdaya. Setelah dateng sebentar ke kompetisi, Jeong-Won langsung menuju flat-nya Hee-Won. Di sinilah hati Eun-Gyu hancur, terlebih setelah membaca pesan permintaan maaf yang disampaikan oleh Jeong-Won dari atap rumahnya. Sejak malam itu, Jeong-Won sudah nggak berani berhubungan lagi dengan Eun-Gyu.
Cerita berlanjut dengan munculnya rencana konser perpisahan band Doremifasolasido, band-nya Eun-Gyu. Hee-Won (sang mantan bassist) pun, atas nama persahabatan, diundang untuk ikut manggung. Eun-Gyu nggak lupa ngebeliin Hee-Won gitar bass yang udah lama diidamkan oleh Hee-Won (baik banget yak?! padahal udah disakitin).
Akhirnya, di konser perpisahan itulah Jeong-Won secara official (dan frontal, abis kan di depan orang banyak) memutuskan cintanya dengan Eun-Gyu. Dengan hati hancur berkeping-keping *lebai*, Eun-Gyu meninggalkan area konser.
Waktu pun berjalan… Jeong-Won dan Hee-Won akhirnya jadian, tapi sosok Jeong-Won yang ceria nggak pernah muncul di depan Hee-Won. Hal ini membuat Hee-Won lelah. Eun-Gyu sendiri menghilang tanpa kabar. Hee-Won baru tahu apa yang terjadi pada Eun-Gyu setelah ia bertemu dengan teman satu band-nya di Doremifasolasido. Eun-Gyu ternyata mengalami kecelakaan dan otaknya terganggu. Secara perilaku, Eun-Gyu berubah jadi seperti anak-anak. Analisis dokter bilang bahwa Eun-Gyu jadi seperti itu karena ia takut menghadapi kesedihan yang mendalam.
Dokter menyarankan beberapa jenis terapi, tapi selalu gagal. Jeong-Won nggak ingin menyerah dan membiarkan Eun-Gyu tetap pada kondisi demikian. Akhirnya, Jeong-Won sampai pada ide untuk menempatkan Eun-Gyu persis pada kondisi paling menyedihkan yang pernah dialami Eun-Gyu, KONSER TERAKHIR DOREMIFASOLASIDO. Konser terakhir pun diulang dengan situasi yang dibuat semirip mungkin dengan keadaan pada kondisi aslinya. Akankah ingatan Eun-Gyu kembali?
Aq udah nonton lho..
Bagus koq..
Kalo penasaran..
Nonton jg ya… ^_^
Gbu…
Ttg TT ^_^
<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>
About my lovely school…
SMA Kristen Tri Tunggal…
Letaknya di Semarang Indah blok F.
SMA menempati gedung biru putih yang atasnya bentuknya agak aneh gitu..
Gedung ini punya empat lantai.
Kelasku, Obedience, ada di lantai 3. Cara menemukannya, habis naik ke lantai 3, belok kanan. Akan ada 4 kels di satu deretan itu. Kelasku ada di deretan ketiga… ^_^
Menurutku, Tri Tunggal, bukan cuma SMA nya ya… TU keren banget…
Apalagi gurunya masih muda muda. Jadi bisa ngertiin kita yang masih remaja, dan kit bisa curhat sama mereka kaya curhat sama temen kita sendiri.
Gedung SMA nya karena masih baru, jadi AC nya masih dingin gitu….
Mmmm… apa lagi ya?
oH Ya…
Basketnya TT keren lho…
Pertandingan kemaren, liga 1012, kita anak anak SMA, bahkan SD ma SMP, tp cuma sebagian, pada nonton semua!! Bener bener anugerah Tuhan kalo kita bisa menang dalam kondisi sekristis itu.. Inget gak temen temen?
Well, kalo mau tau lebih lengkap….
Dateng aja ke TT pas Science Fair tgl 18 – 19 Oktober nti..
C u there…. ^_^
It’s my blog….
Welcome yauph di blogku…
Buat semua temen temen, TT maupun bukan…
Hari ini, Kamis, 25 September 2008..
Aku baru aja bikin blog ini…
Aku ada blog laen sich, cuma masih private….
Wkwkwkwkwk…..
Anyway….
Kirim comment yuph..
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Oktober 24, 2008

